Langsung ke konten utama

PERKEMBANGAN, FUNGSI, KELEBIHAN, SERTA KEKURANGAN OS DAN ANDROID


PERKEMBANGAN, FUNGSI, KELEBIHAN, SERTA KEKURANGAN OS DAN ANDROID 

 SO Android 

Sistem operasi perangkat mobile Android adalah salah satu yang populer dan banyak digunakan oleh orang-orang di dunia. Berbagai versi Android telah dirilis untuk meningkatkan perfomanya. Mungkin kamu salah satunya yang menggunakan sistem operasi Android. Menurut statcounter pangsa pasar android di dunia mencapai 72.26% sedangkan pesaingnya yakni iOS menempati urutan kedua dengan pangsa pasar 27.03%. Salah satu faktor yang menyebabkan Android populer adalah sumber kodenya dirilis secara open source.

Sistem operasi android berawal dari Android Inc yang didirikan pada tahun 2003 yang kemudian diakuisisi oleh Google pada 17 Agustus 2005. Sejak saat itu hingga saat ini Google dan Android sebagai anak perusahaannya semakin gencar mengembangkan sistem operasi Android untuk digunakan pada perangkat mobile. Dengan mengembangkan platform perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux. Dari perkembangan Android yang tidak sebentar ini kamu bisa belajar bahwa proses adalah hal yang terpenting.

Google dalam memberikan nama untuk versi Androidnya sangat menarik. Dari mulai Android rilis untuk komersial selalu diberikan nama yang berkaitan dengan makanan manis dan sesuai urutan abjad, hanya saja untuk Android versi terbaru dinamai Android 10 untuk memperingati bahwa Android telah berjalan 1 dekade. Mari kita simak urutan perkembangan versi Android hingga saat ini.

1. Android 1.0 Alpha

Android Alpha

Versi Android 1.0 Alpha ini pertama kali dirilis pada September 2008 dan tidak ditujukan untuk kebutuhan komersial. Walaupun belum dirilis secara komersial, versi Android ini telah dilengkapi fitur dukungan akses web browser, streaming youtube, pemutar media, google map, dan sinkronisasi dengan aplikasi google lainnya.

2. Android 1.1 Beta

Android Beta

Selang beberapa bulan versi Android 1.1 Beta diluncurkan pada tanggal 9 Februari 2009. Sama seperti pendahulunya yakni Alpha versi Android belum dirilis secara komersial, hanya diperuntukan untuk satu perangkat. Pembaruan ini dilakukan untuk memperbaiki bugs dan meningkatkan beberapa fitur seperti rincian lokasi pada aplikasi maps serta fitur menyembunyikan dan menampilkan tombol panggilan.

3. Android 1.5 Cupcake

Android Cupcake

Barulah pada tanggal 30 April 2009 android versi android 1.5 Cupcake yang diperkenalkan secara komersial. Versi Cupcake merupakan generasi pertama yang dirilis secara komersial dan berawal dari sinilah Android mulai menggunakan nama makanan manis kepada setiap versi Android yang dirilisnya. Beberapa fitur yang dimiliki Android Cupcake seperti dukungan akan rotasi layar otomatis, widget, dan keyboard virtual.

4. Android 1.6 Donut

Android Donut

Versi pembaruan Android berikutnya adalah versi 1.6 Donut yang dirilis pada tanggal 15 September 2009. Pada versi Donut ini Android menambahkan beberapa fitur seperti persentase daya baterai, dukungan gestur, fasilitas pencarian di android market atau yang sekarang kita kenal dengan play store.

5. Android 2.0 Eclair

Android Eclair

Selang sebulan Android melakukan pembaruan kembali untuk memperbaiki bug dan memperkaya fiturnya tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2009. Pembaruan Android versi 2.0 diberi nama Eclair dan pada versi ini terdapat beberapa fitur seperti multi touch, live wallpaper, perubahan tampilan antarmuka dan dukungan browser untuk HTML5.

6. Android 2.2 Froyo

Android Froyo

Pada tanggal 20 Mei 2010 Android kembali meluncurkan versi terbarunya yaitu versi 2.2 Froyo. Pada versi Froyo ini Android sudah mulai dikenal luas oleh vendor atau pabrikan ponsel. Pembaruan Android 2.2 membawa beberapa fitur unggulan seperti memperbesar gambar pada galeri dengan gestur, peningkatan fitur USB tethering dan hotspot WIFI serta dukungan animasi GIF pada web browser.

7. Android 2.3 Gingerbread

Versi Android Gingerbread

Pada versi ini tidak bisa diragukan lagi Android telah menjadi sistem operasi mobile yang populer. Kerjasama dengan pabrikan Samsung dalam membuat produk Samsung Galaxy Series semakin menambah kepopuleran Android. Versi 2.3 Gingerbread dirilis pada tanggal 6 Desember 2010 dengan menambah beberapa fitur seperti dukungan NFC, fitur copy atau paste dengan memilih kata melalui layar yang ditekan serta dukungan beberapa sensor lainnya.

8. Android 3.0 Honeycomb

Android Honeycomb

Versi Android berikutnya adalah versi 3.0 Honeycomb yang diperkenalkan pada tanggal 22 Februari 2011. Versi Android ini dikhususkan untuk perangkat tablet PC, dengan membawa beberapa fitur yang ditujukan untuk komputasi bisnis pada tablet. Fitur yang dimiliki Android Honeycomb seperti dukungan prosesor multi core, dukungan obrolan video dengan Google Talk dan percepatan saat berpindah aplikasi yang sedang berjalan dengan fitur multitasking recent apps.

9. Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Android ICS

Tepat pada tanggal; 19 Oktober 2011 Android kembali meluncurkan versi terbarunya 4.0 Ice Cream Sandwich. Versi ini membawa fitur yang dimiliki oleh Honeycomb untuk bisa berjalan pada smartphone yang sebelumnya hanya ditujukan untuk tablet PC. Selain fitur yang sebelumnya ada di Honeycomb, versi 4.0 juga menambahkan beberapa fitur lain seperti perbaikan antarmuka dan kostumisasi widget.

10. Android 4.1 Jelly Bean

Android Jelly Bean

Android 4.1 Jelly Bean dirilis pada tanggal 27 Juni 2012. Pengembangan versi Jelly Bean lebih berfokus terhadap peningkatan performa tampilan antarmuka. Fitur terbaru yang disematkan pada versi Jelly bean adalah keyboard yang bisa dikostumisasi oleh pengguna dan dukungan gestur pada keyboard, UI yang lebih smooth, dukungan tampilan nirkabel, widget yang bisa diatur dan disesuaikan ukurannya.

11. Android 4.4 KitKat

Android Kitkat

Nama KitKat dipilih Android untuk digunakan pada versi terbarunya yaitu versi 4.4 yang diresmikan pada tanggal 31 Oktober 2013. Pada versi ini Android meningkatkan optimalisasi dengan memberikan fitur yang lebih baik. Beberapa fitur yang dibawa android KitKat seperti WebViews yang berbasiskan Chromium, pengoptimalan kinerja terhadap perangkat dengan spesifikasi rendah, dukungan sensor batching dan step detector.

12. Android 5.0 Lollipop

Android Lollipop

Versi Android selanjutnya adalah versi 5.0 Lollipop yang dirilis pada tanggal 25 Juni 2014. Pada versi ini Android tidak hanya menjadi sistem operasi pada perangkat smartphone, namun juga telah berjalan pada perangkat mobile lainnya seperti Android TV dan juga Google Fit. Beberapa fitur yang ditambahkan pada versi ini adalah user interface yang mengikuti desain Google yaitu material design dan fitur factory reset protection untuk menjaga smartphone agar tidak di reset apabila hilang.

13. Android 6.0 Marshmallow

Android Marshmallow

Android 6.0 Marshmallow di perkenalkan pada tanggal 5 Mei 2015. Fitur yang dibawa oleh versi Android Marshmallow adalah dukungan sensor sidik jari untuk mengakses smartphone, fasilitas menjalankan beberapa aplikasi pada tata letak layar dengan dukungan multi window, dukungan platform virtual reality, dan kemampuan dalam mengurangi pemakaian bandwidth pada mode data saver.

14. Android 7.0 Nougat

Android Nougat

Diperkenalkan pada tanggal 19 Oktober 2016 Android 7.0 Nougat berfokus pada peningkatan performa user interface sehingga lebih intuitif dan penggunaan aplikasi secara bersamaan lebih banyak pada fitur multi window. Selain peningkatan fitur tadi, Android Nougat juga menambahkan beberapa fitur lain seperti dukungan cahaya malam atau mode malam, keyboard default yang dapat mengirim animasi GIF langsung dan dukungan panggilan multi-endpoint.

15. Android 8.0 Oreo

Android Oreo

Nama Oreo dipilih Android untuk digunakan pada versi Android 8.0 yang diluncurkan pada bulan Agustus 2017. User interface pada Android Oreo lebih simpel agar memudahkan dalam mengakses aplikasi. Pembaruan pada versi Oreo membawa beberapa fitur seperti fitur Autofill yang memberikan kemudahan dalam mengisi formulir misal, dukungan gambar dalam gambar dan pengoptimalan booting agar lebih cepat.

16. Android 9.0 Pie

Android Pie

Android 9.0 Pie merupakan versi Android terbaru yang dirilis pada bulan Agustus 2018. Fitur unggulan yang dimiliki oleh versi 9.0 Pie ini adalah kemampuan AI atau kecerdasan buatan. Dengan fitur AI smartphone kamu akan menganalisa dan mempelajari pola pemakaian kamu menggunakan smartphone secara otomatis. Selain itu fitur lainnya yang diusung seperti Adaptive Brightness yang akan menyesuaikan kecerahan layar secara otomatis dan dukungan pada ponsel bezel less.

17. Android 10

Android 10

Nama Android berikutnya yang paling terbaru tidak diberi nama seperti pendahulunya yang berkaitan dengan makanan manis. Versi Android terbaru diberi nama Android 10 untuk memperingati bahwa Android telah mencapai 1 dekade secara komersial. Versi Android 10 lebih berfokus pada penyempurnaan mode malam atau gelap serta peningkatan fitur sound amplifier untuk mengatur kualitas audio.

Itulah urutan versi Android dari awal rilis hingga yang paling terbaru. tidak hanya digunakan pada perangkat smartphone atau tablet, namun kini android telah bertransformasi dan bisa digunakan pada beberapa perangkat mobile seperti TV, jam tangan, mobil, kamera, dan perangkat mobile lainnya. Di tengah pangsa pasar android yang besar, tentunya kebutuhan akan pengembang aplikasi android juga semakin membesar.

2. SO Komputer

Sistem Operasi Windows

sistem operasi windows

Inilah sistem operasi generasi kedua setelah berhentinya pengembangan sistem operasi DOS. Windows pada awal munculnya sudah menggunakan antarmuka pada tampilannya dan dipasang hampir di seluruh komputer IBM dan komputer lainnya, akhirnya menjadikan Windows menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia.

Dalam perkembangannya Windows dibuat menjadi sistem operasi Stand Alone dan Jaringan.

Perkembangan Windows dari waktu ke waktu:

  • Windows 1.0 (1983)
  • Windows 2.0 (1987)
  • Windows 3.0 (1990)
  • Windows 3.1 (1992)
  • Windows 95
  • Windows 98
  • Windows Milenium Edition (2000)
  • Windows NT 3.1 (1993)
  • Windows NT 3.5 (1994)
  • Windows 2000 /Windows NT 5.0
  • Windows XP (2001)
  • Windows Vista (2006)
  • Windows 7 (2009)
  • Windows 8 (2012)
  • Windows 8.1 (2013)
  • Windows 10 (2015)

Sistem Operasi Mac OS

sistem operasi mac os
jakartamacbook.com

Sistem operasi Mac OS atau singkatan Macintosh operating System merupakan sistem operasi ekslusif dan hanya terdapat di komputer Apple saja.

Mac OS diluncurkan pada tahun 1984 dan pertama kali digunakan untuk komputer LISA. Sistem operasi ini merupakan pengembangan dari dasar sistem operasi Linux.

Hebatnya dibandingkan dengan OS yang lainnya, Mac OS adalah sistem operasi pertama kali yang menggunakan GUI/ tampilan antar muka dan beberapa tahun kemudian ditiru oleh Microsoft.

Dalam perkembangannya Mac OS akhirnya diganti dengan versi terbarunya yaitu Mac OS X, yang mana X adalah angka romawi yang berarti 10. Mac OS X adalah versi terbaru dari Mac OS 9 dan diperkenalkan pada tahun 2001.

Karena ekslusif dan kekhasan yang dimilikinya dibanding dengan sistem operasi lainnya, menjadikan sistem operasi ini memliki tempat tersendiri bagi penggunanya.

Perkembangan Windows dari waktu ke waktu:

  1. Mac OS System 1 (1984)
  2. Mac OS System 2 (1985 )
  3. Mac OS System 3 (1986)
  4. Mac OS System 4 (1987)
  5. Mac OS System 5 (1987)
  6. Mac – OS System 6 (1988)
  7. Mac OS System 7 (1991)
  8. Mac OS 8(1997)
  9. Mac OS 9 (1999)
  10. Mac OS X (2001)
  11. Mac OS X /Cheetah (2001)
  12. Mac OS X /Puma (2001)
  13. Mac OS X /Jaguar (2002)
  14. Mac OS X /Panther (2003)
  15. Mac OS X /Tiger (2005)
  16. Mac OS X /Leopard (2007)
  17. Mac OS X /Snow Leopard (2009)
  18. Mac OS X /Lion (2011)
  19. Mac OS X /Mountain Lion (2012)
  20. Mac OS X /Maverick (2013)
  21. Mac OS X /Yosemite (Linux)
     

 Sistem Operasi merupakan salah satu perangkat wajib yang harus ada pada komputer agar bisa digunakan. Dari sekian banyak sistem operasi, ada beberapa yang paling populer. Salah satu yang terkenal dengan sistem operasinya yang ekslusif adalah Macintosh Operating System atau yang akrab diakronimkan MacOS.

MacOS merupakan sistem operasi saingan utama Windows pada perangkat berbasis dekstop. Keduanya sering diperdebatkan untuk menentukan siapa yang paling hebat. Hanya saja kerap berakhir tanpa kesimpulan karena keduanya memang memiliki kelebihan dan kekurangan.

Nah kali ini, kita tidak akan perdebatkan keduanya. Kita hanya akan membahas mengenai apa pengertian MacOS, sejarah serta kelebihan dan kekuranganya.

Pengertian MacOS

   

MacOS merupakan salah satu jenis sistem operasi pada komputer yang khusus digunakan untuk untuk mengoperasikan Notebook Apple Macintosh buatan Apple Computer. Menurut catatan sejarah, untuk pertama kalinya Macintosh diperkenalkan ke publik pda Januari 1984 melalui iklan Super Bowl.

Tetapi sebenarnya, cikal bakal hadirnya Macintosh jauh sebelum perkenalan itu. Macintosh merupakan perangkat piranti pertama yang menggunakan sistem antarmuka grafis GUI (Graphical User Interface). Karena itu banyak yang menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Apple adalah langkah yang revolusioner dalam dunia PC.

Nah kalau menurut Wikipedia, macOS yang sebelumnya disebut OS X merupakan antarmuka grafikal sistem operasi hasil buatan dan pengembangan Apple Inc. OS ini digunakan pada Macintosh. Orang-orang hebat yang berada di balik popularitas Macintosh adalah Bill Atkinson, Andy Hertzfeld dan Jef Raskin.

Secara umum, Sistem Mac OS dibedakan menjadi 2 bagian. Ada MacOS Klasik dan ada MacOS X.

  • Mac OS Klasik mengacu pada MacOS yang pertama kali dikeluarkan pada tahun 1984 hingga MacOS 9. OS ini dikenal sebagai salah satu sistem OS yang tidak bisa menggunakan sembarang command line tetapi sudah menggunakan user interface (UI) sepenuhnya. Sayangnya, OS ini kerap dikritik karena menggunakan cooperative multitasking.
  • Mac OS X adalah generasi MacOS lanjutna dari MacOS 9, huruf X mewakili angka 10 (dalam romawi). Pada MacOS X ini terdapat banyak pembaharuan yang revolusioner, misalnya saja OpenStep, BSD Unix, dan Mac OS 9. Bahkan Mac OS X ini memiliki memori layaknya Unix serta pre-emptive multitasking.

Dibanding dengan generasi MacOS klasik, MacOS X memiliki keunggulan pada bagian memori yang lebih baik dalam melakukan pengisian.

Sejarah MacOS   

Sejaran MacOS dimulai dari pendirian Apple oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne pada 1 april tahun 1976. Ketiganya bekerjasama untuk membuat produsen komputer ternama di dunia. Steve Wozniak adalah ahli hacker elektronik, sedang Steve Jobs adalah ahli video game. Produk pertama yang diberi nama Apple I adalah ciptaan Steve wozniak.

System 1

Tahun 1984 untuk pertama kalinya MacOS dirilis dengan nama System 1. Kehadiranya menjadi gebrakan OS pada waktu itu. MacOS hadir sebagai OS yang revolusioner karena berhasil menjadi satu-satunya OS yang sepenuhnya menggunakan GUI. Baru setelah itu, OS lain ikutan menggunakan GUI. System 1 masih menggunakan prinsip satu aplikasi satu waktu dan belum bisa multitasking.

System 2

Satu tahun berikutnya MacOS keluar dengan System 2 tepatnya pada April 1985. System 2 sudah dilengkapi dengan Finder 4.1 dan Mini Finder sehingga bisa membuka aplikasi lebih cepat. Hebatnya lagi, System 2 telah mampu melakukan screenshot dan shutdown pada menu komputer.

System 3

Tahun 1986, Apple merilis MacOS System 3 untuk MacPlus. System 3 telah dilengkapi dengan Finder 5.1 sehingga bisa berjalan dengan lebih cepat dibanding dengan generasi sebelumnya. Sistem 3 ini diupdate sebanyak dua kali, tepatnya pada Juni 1989 keluar System 3.2, dan System 3.3 pada Januari 1987.

System 4

Ditahun yang sama tepatnya pada 1987, MacOS merilis System 4 menggunakan finder 5.4. system ini bisa dijalankan pada Mac dengan kapasitas RAM 512k dan yang lebih tinggi. MacOS System 4 ini juga mengalami pembaharuan dengan keluarnya System 4.1 menggunakan Finder 5.5.

System 5

Tak puas dengan MacOS sebelumnya, Apple merilis System 5 di tahun yang sama 1987 menggunakan Finder 6.0. pada generasi ini, kemampuan OS sudah bisa melakukan copy paste lebih mudah. Pada System 5 ini pula, Apple pertama kali mengenalkan fitur multitasking dari MultiFinder.

System 6

Pada Juni 1988, rilislah System 6 dengan sistem operasi yang lebih stabil. Bahkan System 6 bisa dijalankan dengan sangat cepat. Hebatnya lagi, System 6 sudah bisa melakukan Floppy Disk meski hanya memakai 300-400 kb RAM.


System 7

Pada 13 Mei 1991 menjadi terakhir kalinya System diperkenalkan dengan merilis System 7 yang melakukan perubahan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Misalnya saja, pada OS ini pengguna bisa melakukan share file pada hardisk memanfaatkan sistem jaringan.

1997 Pertama Kali MacOS diperkenalkan Lewat MacOS 7.6

Inilah untuk pertama kalinya MacOS diperkenalkan dan tidak lagi menggunakan nama System. Meski sebenarnya ini adalah System 7.6 tetapi lebih dikenal sebagai MacOS 7.6.

MacOS 8 dan MacOS 9

Setelah keberhasilan peluncuran MacOS 7.6, keluarlah Mac OS 8 pada 1997. Respon publik luar biasa, terutama karena MacOS ini memiliki pembaharuan yang sangat canggih bila dibanding dengan generasi sebelumnya. Buktinya Mac OS 8 terjual sebanyak 3 juta kopi dalam kurun waktu enam bulan saja selepas peluncuran. Dua tahun berselang setelah MacOS 8, keluarlah MacOS 9.

Cheetah (MacOS X)

Baru pada tahun 2000, MacOS mengeluarkan generasi terbarunya, MacOS X. Inilah salah satu MacOS yang mengalami peningkayan performa dibanding yang sebelumnya. Hal ini menjawab kebutuhan publik yang menginginkan sistem operasi yang lebih canggih dan lebih cepat serta dengan tingkat keamanan yang baik.

Puma (MacOS X 10.1) dan Jaguar (MacOS X 10.2)

Setalh berikutnya MacOS keluar dengan versi terbarunya Puma (Mac OS X 10.1) pada 2000 dan Jaguar (Mac OS X 10.2) pada tahun 2002. Keduanya memiliki dukungan pembaharuan terutama pada bagian perangkat dan media seperti halnya DVD, printer, CD, MP3, dan kamera digital.

Era Panther (MacOS X 10.3) dan Tiger (MacOS X 10.4)

Secara berturut-turut pada tahun 2003 dan 2005, MacOS keluar dengan versi pembaharuanya. Ada Mac OS X 10.3 dan Mac OS X 10.4. keduanya sudah dilengkapi dengan fitur iChat AV, Finder akses sekali klik, serta dengan tampilan Expose. Khusus untuk Mac OS X 10.4 meraih sukses dengan angka penjualan 2 juta kopi dalam waktu enam bulan.

Leopard (MacOS X 10.5) dan Snow Leopard (MacOS X 10.6) Meluncur

Tahun 2007 dan 2009 secara berurutan keluarlah Mac OS X 10.5 yang diberi nama Leopard dan Mac OS X 10.6 dengan nama Snow Leopard meluncur. Keduanya mengalami pembahruan pada bagian fitur Cover Flow di Finder dan Time Machine.

Integrasi iOS dan Mac Lewat Lion (Mac OS X 10.7)

Inilah untuk pertama kal iOS dan Mac bisa terintegrasi dengan baik, tepatnya lewa Mac OS X 10.7 yang diberi nama Lion. Mac ini bisa terintegrasi dengan seluruh perangkat iOS seperti iPad, iPod Touch, dan Apple TV.

Mountain Lion (Mac OS X 10.8) dan Mavericks (Mac OS X 10.9)

Berikutnya keluarlah Mountain Lion dan OS Mavericks yang sudah memiliki dukungan berbagai fitur media sosial seperti iMessage, iCloud, dan lainya seperti Twitter. Khusus untuk OS Mavericksmengalami peningkatan pada bagian peningkatan Finder, ketahanan baterai, power users dan integrasi iCloud.

Yosemite (Mac OS X 10.10)

Setelah OS Mavericks ada nama MAC OS X dengan nama Yosemite. OS ini menggunakan user interface OS X. Bahkan pada bagian Grafis skeuomorphism berganti menjadi desain grafis datar serta efek tembus kabur.

Era El Capitan (Mac OS X 10.11) Hingga Saat Ini

Akhir tahun 2015, dirilislah El Capitan menggantikan nama Yosemite. Inilah generasi OS penerus sekaligus penyempurna OS X Yosemite. Baru kemudian setelah OS X ini dirilislah OS X 10.7.5 yang diberi nama macOS Sierra. Dan saat ini telah keluarlah OS X 10.8 yang diberi nama macOS High Sierra.

Kelebihan dan Kekurangan MacOS

MacOS digadang-gadang oleh para penggemarnya sebagai OS yang paling sempurna. Hal ini tak lepas dari beberapa kelebihan yang dimiliki oleh MacOS. Diantaranya:

  • Tingkat kestabilan MacOS jauh lebih baik dibanding dengan OS lain karena menggunakan UNIX
  • Mac OS diakui sebagai OS dengan tingkat ekslusifitas yang luar biasa, sehingga kualitas dan support kedepannya lebih terjamin dibanding OS lainya.
  • Tingkat keamanan jauh lebih baik, entah itu keamanan dari gangguan virus, Spyware dll. Selain itu, juga aman dari pembajakan.
  • Tampilan MacOS bisa dibilang sempurna, karena memang didesain khusus untuk Macbook saja.

Meski memiliki banyak kelebihan, tentu saja kita tak bisa menutup mata bahwa MacOS tetaplah memiliki kekurangan. Beberapa kekurangan MacOS misalnya ia tidak bisa digunakan untuk perangkat lain kecuali perangkat dari Apple, tidak cocok untuk pekerjaan berat, bahkan tidak cocok untuk main game. Selain itu MacOS juga tidak memiliki dukungan software sebanyak windows dan harganya relatif mahal.


Sistem Operasi DOS

MS DOS
MS DOS

DOS bisa dibilang merupakan nenek moyang dari sistem operasi yang dimiliki oleh Microsoft saat ini. DOS yang juga merupakan singkatan dari Disk Operating System adalah awal mula metode sistem operasi komputer yang digunakan oleh IBM.

Layaknya perangkat komputer versi terdahulu, tampilan dari DOS masih hitam putih, hanya tulisan dan tidak ada gambar yang ditayangkan. Karena masih jadul dan belum ada antarmuka, proses memasukkan intruksinya pun menggunakan tulisan yang kini kita kenal dengan istilah Command Prompt.

Sistem Operasi UNIX

Sistem operasi UNIX
Sistem operasi UNIX

Sama halnya seperti DOS, Unix merupakan jenis OS komputer generasi lawas yang banyak digunakan hingga menjadi cikal bakal munculnya OS masa kini. Saat ini Unix sendiri sudah mempunyai banyak versi yang bisa dipilih oleh pengguna. Terkait keunggulan dan daya tarik utama, ada beberapa aspek yang bisa Anda coba. Namun, dari segi penggunaan Unix saat ini sudah sangat jarang digunakan.

3. Perkembangan SO saat ini

Perkembangan Sistem Operasi Komputer

1. Generasi Awal (1945 – 1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas. Selain itu manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung oleh pengguna.

2. Generasi Kedua (1955 – 1965)

Pada generasi ini memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi. Tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

3. Generasi Ketiga

Sistem operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pengguna.Jadi para pengguna berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan).

4. Generasi Keempat (1980 – 200an)

Pada masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface (GUI), yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer). Sehingga komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

5. Generasi Selanjutnya

Pada generasi ini mulai diperkenalkan sistem operasi yang bisa digunakan pada perangkat lain. Dapat digunakan diperangkat seperti Laptop, Notebook dan Netbook. Pada masa ini, ada perkembangan yang sangat pesat. Salah satu teknologi terbaru yaitu virtualization sistem. Yang mana satu komputer dapat diclonning secara virtual. Sehingga di satu komputer dapat menggunakan multiboot system. Menggabungkan dua sistem operasi seperti linux dan windows. Mungkin hal ini lebih dikenal dengan sebutan dual boot.

Pada generasi ini juga muncul sistem operasi baru. Dikenal dengan sebutan Mobile Computing. Perangkat didominasi oleh android, iOS, windows phone. Selain itu mulai dikenalkan layanan komputasi awan yaitu iCloud. Memungkinkan kita dapat mensinkronisasi foto atau document kita ke perangkat lain.

4. Fungsi SO

  1. Resource manager, merupakan pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya, Contoh: memori, CPU, Disk Drive dan perangkat lainnya.
  2. Interface / tatap muka, yaitu sebagai perantara antara pengguna dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada pengguna yang lebih mudah dipahami dan bersahabat (user friendly)
  3. Coordinator, mengkoordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur dan dapat diproses secara berurutan.
  4. Guardian, menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan memberi pengawasan pada data dan program.
  5. Gate Keeper, berfungsi sebagai pengendali hak akses oleh pengguna yang mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.
  6. Optimizer adalah penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunaan.
  7. Accountant befungsi untuk mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
  8. Server berfungsi untuk melayani pengguna komputer. 

5. Kelebihan dan Kekurangan SO

Kelebihan dan kekurangan sistem operasi Android

Untuk Kamu yang berencana ingin menggunakan sistem operasi Android, maka tampaknya cukup bagus juga untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem operasi Android, langsung saja berikut di bawah ini penjelasannya. Kelebihan:
  1. Penggunaan yang didesain mudah pada fitur-fitur aplikasi, serta tidak sulit untuk dipahami.
  2. Android dapat juga dikatakan sistem operasi berbasis Linux yang open source. Dengan begitu akan memberikan peluang besar untuk para developer membuat dan mengembangkan aplikasi-aplikasi yang bagus dan canggih.
  3. Pengguna dapat dengan bebas untuk memilih aplikasi yang mana saja yang ingin digunakan.
  4. Tersedia banyak sekali aplikasi yang dapat digunakan secara gratis dengan berbagai fungsinya, itu secara resmi tersedia di Google Play Store.
  5. Sistem operasi Android bersifat multitasking, yang berguna untuk menjalankan berbagai aplikasi secara mudah, serta dapat menelusuri apps Android yang diinginkan.
  6. Aplikasi untuk sistem Android juga dikembangkan secara up to date, sehingga setiap waktu akan muncul berbagai program dengan teknologi baru yang luar biasa fitur-fiturnya.
  7. Kamu bisa menginstal ROM yang dimodifikasi, akan tetapi pada sistem operasi Android sendiri memiliki cukup banyak jenis custom ROM. Tenang saja hal tersebut dijamin tidak membahayakan perangkat smartphone.
  8. OS Android memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti salah satunya iOS yang dipunyai milik Apple, dimana iOS hanya dapat digunakan oleh produk dari Apple sendiri. Adapun Android dapat digunakan berbagai merek smartphone seperti Samsung, Sony Ericsson, Motorola, dan HTC.
  9. Widget yang ada di homescreen bisa diakses dengan berbagai setting, cepat dan juga mudah

Kekurangan Sistem Operasi Android

  1. Sistem operasi Android tampaknya menuntut pengguna untuk harus memiliki koneksi internet dalam keadaan aktif. Seperti minimalnya perlu koneksi internet GPRS, hal ini agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan pengguna.
  2. Memang terdapat banyak Aplikasi Android yang dapat digunakan secara gratis, akan tetapi seringkali  pada aplikasi yang digunakan akan memunculkan iklan yang cukup mengganggu.
  3. Baterai pada smartphone dengan sistem Android akan sangat boros dibandingkan OS lainnya, hal tersebut disebabkan dengan banyaknya proses yang berjalan secara background yang membuat energi baterai menjadi cepat habis.

Komentar